Apalah cintaku
bila dilema dihidupmu
selepas membagi duka kemudian meluka
sebetulnya aku punya cinta
walau hanya semata (selayak mereka)
Dan sejujurnya pun kau bisa memberi bahasa
perihal aku dan dia
namun selalu saja kau menungguku
diujung setap mimpimu
Aku tahu
bila kau selaksa mawar bermekaran
tapi aku padang gersang
penuh terjal bebatuan
Kini semailah perihal pemujamu
yang mengharap keabadian cintamu
semoga dialah gemintang malam malammu
bukan sepertiku
Setiap orang pasti berpangku pada nasib
aku, kalian, mereka juga semesta
nasib memang tak bisa digubah
dia bukan serangkaian kisah
Nasib memang tak terjamah logika
dia bukan matematika ataupun fisika
yang bisa diramal dengan angka
Nasib semestinya tak dicaci
dia hanya mengalir sekehendak yang memiliki
semestinya dia tak dibenci atau ditakuti
semestinya begitu
tapi senyatanya dia dimaki, dijauhi
tersendiri
Sebanarnya nasib juga punya nasib
sama seperti kita
dipuji, dibenci, didekati
atau bahkan dijauhi
Malang memang
nasibnya nasib
Ku masih ingat tentang semalam itu
seorang peri membawaku terbang melayang
melintas awan gemawan dan juga bintang gemintang
ke negeri yang antah barantah (mungkin surga, kataku)
Dia menyuruku duduk
diberanda seolah istana
lantas mengajakku menari, menyanyi
menghentak sepi
Ku terlena yang entah berapa lama
tiba tiba saja ku terhentak
tersentak memandang sekeliling tembok yang meretak
Dan aku baru sadar
kalau aku telah bermimpi
jauh ditepi malam yang sunyi
Sama sekali gak ada minat dan niat untuk mejadi Rival dari sebuah Operator selluler, hanya saja kemarin aku kepepet dan terpaksa. Tepatnya, saat mendekari Hari Raya.
Pusing bin pening bin bingung karepe dewe, mungkin itulah yg menjadi alasan utama untuk segera mencari solusi, sebelum perang Dunia ke3 terjadi. Karena mereka gak bisa mengkontak aku dihari Raya ini.
Yach, mungkin inilah nasib seorang Kolektor Kartu macam aku, yang setiap saat bias
saja mengadopsi selusin kartu hanya gara gara alasan yang kurang logistic.misalnya, khusus si Doy, aku pake katu A karena smsnya murah. Untuk kerabat, aku pake kartu B dengan alasan tarif nelponnya murah. Untuk browsing, aku pake kartu C. dan seterusnya.
Sebenarnya aku ini sedang ikut andil {jadi korban, tepatnya}dalam perang tarif antar Operator yang kenther podo gedhenge itu. Imbasnya, aku sering bangun kesiangan lantaran kalo malam sering ndemiming dan cekikian sendiri dipojok kamar yg gelap demi jargon yg digemborkan murah tapi murahan itu.
Ok, kembalike topic utama. Setelah berfikir panjang x lebar x tinggi akhirnya dapat inisiatif. Kartu A, B, dan C aku kawinkan ke kartu D. dengan cara pengalihan panggilan.
Jadi, sekarang 1hp 1kartu 4nomor. Dan yg paling vital, mereka tetep bisa mengkontak aku di nomor A,B,C, atau D sekalipun. Hore…
Selamat yach… Selamat Hari Raya Idul Fitri maksudnya
Saat sedang asyik asyiknya melamun wajah kekasihya yang sama sekali gak rata itu, tiba tiba saja hpnya Paidi berdering. Ada Pesan masuk. Dan ternyata dari Zumar. Isi pesan tersebut sabagai berikut:
“Segoblok gobloknya orang goblok, masih goblok lagi orang yang membaca tulisan ini. Apalagi sampai bersuara.”
Paidi geram, marah dan pengen nendang Zumar. Tapi itu gak mungkin, masalahnya Zumar gak ada disitu. Ok. Satu satunya jalan yaitu dengan membalas smsnya. Dia pun menulis sms sebagai berikut:
“ Awas, ini sms kutukan. Dibaca mimisan, gak dibaca kurapan. Dibalas panuan, gak dibalas kudisan. Di forward cacingan, disimpan jerawatan, dihapus sariawan. Ketawa bisulan marah masuk kuburan. Nasib loe sekarang mengenaskan, kasiiian.”
Puas puas puas *nyemplug nek kali*
“Selamat, anda mendapat bonus pulsa 100 ribu. Segera cek pulsa anda sekarang juga. Terima kasih.”
Ttd
Penipu
Seorang siswa yang mendapat ranking satu, saat pulang sekolah ditanya sama temannya.
Anto:”Jo, kamu jadi orang kok pinter banget, kamu makannya apa toh Jo?”
Paijo:”pengen pintar, makanya belajar !!!
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda